| Halo Streight Face, Hari Selasa kemarin saya memang bilang kalau investor lagi siap-siap menggalang dana di tahun 2021. Mendengar itu, mungkin kamu langsung siap-siap mencegat investor dan melakukan elevator pitch seperti di film-film. Tapi tunggu dulu. Sebelum kamu stalking investor favorit kamu, ada laporan penting yang perlu kamu persiapkan sebelum ketemu investor. Yak betul! Laporan keuangan! Nah kita udah siapin nih artikel eksklusif yang membahas secara mendalam tentang laporan keuangan seperti apa yang perlu kamu buat sebelum berhadapan sama investor. Simak di bawah untuk baca selengkapnya. — Ekky, Tech in Asia | | CEO OVO: menghadapi dampak pandemi sambil mengembangkan bisnis itu bisa dilakukan Mungkin kalau boleh berperibahasa, yang OVO lakukan ibarat sambil berenang minum air. Dalam acara Tech in Asia Conference 2020 Virtual kemarin, Jason Thompson, CEO OVO bercerita bagaimana mereka membalikkan tantangan yang dibawa oleh pandemi menjadi kesempatan. Kasus seperti apa yang dihadapi OVO? Tentu saja pandemi ini membuat transaksi digital meningkat, sementara tim harus bekerja secara remote untuk menghindari risiko COVID-19. Ditambah lagi, mereka jadi mitra pemerintah dalam menyalurkan dana Prakerja. Obrolan kami dengan Jason Thompson bisa kamu tonton rekaman ulangnya, eksklusif untuk pelanggan berbayar Tech in Asia ID+. (Belum langganan? Tenang, ada diskon buat kamu di bawah.) | | 3 jenis laporan keuangan yang mesti kamu siapkan sebelum bertemu investor Salah satu faktor yang membuat investor tertarik berinvestasi pada startup adalah proyeksi keuangan startup tersebut, seperti apa kondisi keuangannya, dan apakah mereka punya rencana jangka panjang. Makanya, kamu perlu mempersiapkan laporan keuangan agar investor bisa menilai apakah uang yang mereka keluarkan punya ROI yang jelas. Beberapa jenis laporan yang bisa kamu siapkan: - Balance sheet: fungsinya untuk menggambarkan kondisi yang dimiliki perusahaan saat ini.
- Income statement: fungsinya menjelaskan pemasukan dan pengeluaran yang terjadi.
- Cash flow statement: dipakai investor untuk menjabarkan aliran penerimaan dari sisi investasi, operasional, hingga aktivitas "bakar-bakar" uang mereka
- Untuk melihat contoh laporan keuangan serta berbagai tip soal bagaimana menyusun data yang benar, kamu baca langsung artikelnya.
Artikel ini menarik dan cocok banget untuk kamu yang memang sedang bersiap mencari pendanaan tahun depan. Good luck! | | | Setiap bulannya pemilik akun gratis Tech in Asia Indonesia berkesempatan untuk membaca satu artikel premium pilihan kami. Baca gratis artikel di bawah atau lihat artikel premium lainnya. | | | Amartha Dulu Hampir Bangkrut, Kini Jadi Salah Satu P2P Lending Terbesar Amartha berhasil membantu banyak masyarakat Indonesia tidak dengan tangan sendiri, melalui dengan bantuan sesama masyarakat. Baca gratis di sini (khusus pengguna terdaftar) | | Twitter bakal tutup Periscope - Aplikasi video media sosial yang diakuisisi Twitter pada tahun 2015 ini rencananya akan berhenti operasional pada Maret 2021. Alasannya, model bisnis Periscope dianggap sudah tidak layak dilanjutkan.
- Saat ini pihak Twitter bahkan juga telah menutup pendaftaran akun baru bagi pengguna Periscope.
Baidu mau buat mobil listrik sendiri - Baidu kabarnya telah berdiskusi dengan sejumlah produsen mobi seperti Zhejiang Geely Holding Group, Guangzhou Automobile Group, dan Hongqi China FAW Group. Tapi, belum ada keputusan apapun.
- Baidu selama ini memang merupakan pengembang dan pemasok teknologi kemudi otomatis dan infrastruktur konektivitas internet yang sudah digunakan di berbagai produsen mobil dunia.
Telkomsel kembali gelar program IndonesiaNEXT di tahun 2020 - IndonesiaNEXT 2020 hadir di 13 regional yang mencakup 34 provinsi di Indonesia, dan akan menjadi kali pertama seluruh rangkaian kegiatan IndonesiaNEXT digelar secara online.
- Peserta yang berhasil lolos ke tahap bootcamp tingkat nasional akan kembali mengikuti pembekalan materi secara daring selama 5–7 hari. Dan nantinya bakal diharuskan untuk melakukan presentasi di depan jajaran pimpinan Telkomsel.
| | - [Berbayar] Tech in Asia ID+ Live: Langkah-langkah Melakukan Consumer Research untuk Pengembangan Produk Digital
- Konsultasikan permasalahan kamu dalam melakukukan riset konsumen langsung bersama Rachel Nevi Sihombing dari Ruangguru. Daftar di sini.
| | Terima kasih karena kamu sudah baca sampai habis. Newsletter ini dibuat dengan cinta (dan sedikit kafein) oleh tim marketing Tech in Asia Indonesia. Sampaikan kritik, saran, dan komentar kamu seputar newsletter kami lewat form ini. Jangan sampai ketinggalan berita harian seputar industri startup Indonesia. Simpan email indonesia@techinasia.com ke kontakmu, atau pindahkan email ini ke primary inbox. Tidak ingin menerima semua email dari kami lagi? Kamu bisa berhenti berlangganan newsletter (tentunya kami bakal sedih!) | | | | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar