| Halo Streight Face, Kalau beberapa waktu lalu kita sudah membahas soal berbagai perspektif investor tentang 2021, sekarang ada kabar dari UOB Venture yang kabarnya sudah menggalang dana buat menyambut 2021. Kalau investor saja sudah siap, harusnya kamu juga! Masih bicara soal investasi, kita juga punya infografik eksklusif soal potensi startup di bidang pangan. Selengkapnya, kamu bisa baca rangkumannya di bawah. — Ekky, Tech in Asia | | UOB Venture himpun dana Rp884 miliar buat investasi tahun depan Himpunan dana ini merupakan dana ronde pendanaan The Asia Impact Investment Fund (AIIF) kedua senilai lebih dari US$60 juta (Rp848 miliar). Mereka menarget US$100 juta (Rp1,4 triliun) di tahun depan. Beberapa detil menarik soal himpunan dana ini: - Program kedua: UOB Venture pertama kali menggalang dana untuk The Asia Impact Investment Fund pada tahun 2016. Waktu itu dana yang dikumpulkan berjumlah Rp742,5 miliar.
- Banyak portofolio lokal: Beberapa perusahaan Indonesia yang menjadi portofolionya adalah Tanihub, Amartha, Halodoc, dan Ruangguru.
Baca selengkapnya: UOB Venture Himpun Dana Rp848 Miliar untuk Investasi di Berbagai Vertikal | | Food startup: pasar potensial tapi sepi minat investor UMKM Indonesia 35 persen diisi oleh dari usaha makanan, tapi startup makanan yang diinvestasi hanya 5% dari total uang yang digelontorkan investor untuk startup selama kurun waktu 2016 sampai 2020. Tentu saja investasi ke usaha makanan dan minuman bukan hal aneh lagi bagi investor lokal. Contohnya Haus! produsen minuman yang menyasar kelas menengah ke bawah ini baru mendapat investasi dari BRI Ventures. Ini adalah salah satu data menarik yang bisa kamu dapatkan dari infografik dan data yang kami kumpulkan khusus untuk pembaca Tech in Asia ID+. Kamu bisa baca selengkapnya di sini: Peluang Food Startup: Data, Infografik, Pendanaan dan Sebagainya. | | | Setiap bulannya pemilik akun gratis Tech in Asia Indonesia berkesempatan untuk membaca satu artikel premium pilihan kami. Baca gratis artikel di bawah atau lihat artikel premium lainnya. | | | Amartha Dulu Hampir Bangkrut, Kini Jadi Salah Satu P2P Lending Terbesar Amartha berhasil membantu banyak masyarakat Indonesia tidak dengan tangan sendiri, melalui dengan bantuan sesama masyarakat. Baca gratis di sini (khusus pengguna terdaftar) | | Reddit akuisisi Dubsmash - Dengan akuisisi ini, Reddit berencana mengintegrasikan tool pembuat video mereka ke dalam platform Dubsmash.
- Para co-founder Dubsmash yaitu Suchit Dash, Jonas Druppel dan tim Specht juga akan bergabung ke jajaran manajemen Reddit.
Bobobox lakukan diversifikasi produk co-living dan glamping - Bobobox memanfaatkan cabang di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan untuk menjajal konsep co-living. Sementara konsep glamping akan memanfaatkan lahan di kawasan Ranca Upas dan Cikole, Bandung.
- Kedua produk ini sedang dalam fase konstruksi dan rencananya akan siap beroperasi paling lambat awal tahun 2021.
Twitter akuisisi Squad - Akhir pekan lalu, Twitter mengumumkan telah mengakuisisi platform media sosial berbasis screen-sharing Squad.
- Sejauh ini belum diketahui apakah mereka akan melebur fungsi Squad ke dalam fitur platform Twitter.
| | "You need three things to create a successful startup: to start with good people, to make something customers actually want, and to spend as little money as possible." ― Paul Graham, co-founder Y Combinator | | - [Berbayar] Tech in Asia ID+ Live: Langkah-langkah Melakukan Consumer Research untuk Pengembangan Produk Digital
- Konsultasikan permasalahan kamu dalam melakukukan riset konsumen langsung bersama Rachel Nevi Sihombing dari Ruangguru. Daftar di sini.
- [Berbayar] Tech in Asia Live: Exiting 2020
- Pelajari bagaimana startup di Asia Tenggara berhasil melakukan exit di masa pandemi serta strategi membangun bisnis langsung dari tokoh industri teknologi di Asia. RSVP di sini.
| | Terima kasih karena kamu sudah baca sampai habis. Newsletter ini dibuat dengan cinta (dan sedikit kafein) oleh tim marketing Tech in Asia Indonesia. Sampaikan kritik, saran, dan komentar kamu seputar newsletter kami lewat form ini. Jangan sampai ketinggalan berita harian seputar industri startup Indonesia. Simpan email indonesia@techinasia.com ke kontakmu, atau pindahkan email ini ke primary inbox. Tidak ingin menerima semua email dari kami lagi? Kamu bisa berhenti berlangganan newsletter (tentunya kami bakal sedih!) | | | | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar