Laman

Rabu, 18 November 2020

Panduan Google tentang video marketing


Startup dan Teknologi Hari Ini


Rabu, 18 November 2020
Halo Streight Face,


Iklan apa yang durasinya cukup panjang tapi tetap kamu tonton? Kalau saya, sangat suka dengan video iklan yang dirilis Gopay. Skripnya yang kreatif, bikin saya betah nonton sampai habis. 

Bikin iklan yang bagus dan membangun awareness tentu nggak mudah. Kalau menurut Creative Lead Google Indonesia, Ishak Reza, video iklan harus mampu memikat audience sejak tiga detik pertama

Untuk tahu tip soal video marketing yang menarik dari Google, kamu bisa cek di bawah, ya! 

(Btw, untuk kamu yang ingin bertanya seputar Tech in Asia, startup, dan teknologi, sampaikan pertanyaan kamu di sini dan akan kami jawab setiap hari Jumat melalui newsletter)

— Diah, Tech in Asia

HIGHLIGHT

Dari storytelling ke storyselling


Menurut Reza, sebuah cerita dalam iklan harus bekerja lebih keras untuk memenangkan perhatian orang dalam hitungan detik dan menjauhkan jempol mereka dari tombol skip.

  • Berdampak pada penjualan: Riset yang dilakukan Google dan AC Nielsen menyebut, 29 dari 31 brand di Asia Pasifik mengalami peningkatan offline sales karena menjalankan kampanye di Youtube. 
  • Personalisasi: Membuat satu video iklan untuk semua generasi (18-40 tahun) bukan lagi strategi yang efektif. Setiap rentang umur dan segmen pasar memiliki minat dan ketertarikan yang berbeda. 
  • Kombinasi tool dan kreativitas: Mengkombinasikan teknologi dengan kreativitas akan mampu merebut perhatian konsumen dan menjadi pemimpin pasar.


Baca selengkapnya panduan dari Google terkait video marketing (🔒)

Modal baru dari Gojek dan Temasek untuk Tokopedia 


Google dan Temasek resmi menjadi investor terbaru Tokopedia, meski tidak disebutkan berapa besaran investasi yang diterima unicorn ini. Beberapa highlight terkait investasi dari dua raksasa teknologi ke Tokopedia: 

  • Kepemilikan saham Google: Dikutip dari Nikkei Asia, kepemilikan saham Google di Tokopedia kini sebesar 1,6 persen, sedangkan Temasek 3,3 persen. 
  • Unicorn kedua yang dapat investasi: Sebelum berinvestasi di Tokopedia, Google telah lebih dulu berinvestasi ke Gojek pada 2018 yang lalu. 

Baca update terbaru terkait investasi Tokopedia di sini 

ARTIKEL PREMIUM PILIHAN

Setiap bulannya pemilik akun gratis Tech in Asia Indonesia berkesempatan untuk membaca satu artikel premium pilihan kami. Baca gratis artikel di bawah atau lihat artikel premium lainnya.

3 pertimbangan penting untuk menentukan harga jual produk

Produk yang baik tidak akan bisa menarik pelanggan bila tak diimbangi dengan harga yang layak. Pertimbangkan hal-hal berikut sebelum kamu menentukan harga.

Baca gratis di sini (khusus pengguna terdaftar)

MORNING DIGEST

1️⃣  Twitter tunjuk hacker jadi kepala keamanan

  • Pieter Zatko, salah satu peretas terkenal ditunjuk Twitter untuk menangani keamanan layanannya  
  • Zatko nantinya akan memberikan laporan langsung kepada CEO Twitter Jack Dorsey. 
  • Sebelumnya, Zatko sempat bekerja untuk Google di divisi Advanced Technology & Projects tahun 2013.

2️⃣  Fitur baru dari Spotify 

  • Spotify kini punya fitur pembuat playlist khusus podcast
  • Pengguna bisa langsung melihat personalisasi konten jenis ini berdasarkan apa yang pernah kamu dengar sebelumnya.
  • Fitur ini merupakan bagian dari upaya Spotify untuk menggenjot akses konten jenis podcast di platform mereka. 

3️⃣  Kolaborasi Dana x TikTok 

  • Pengguna TikTok kini dapat menarik hadiah referral langsung ke saldo DANA mereka.
  • Untuk menarik saldo Tiktok menjadi saldo DANA, pengguna tinggal klik withdraw di akun TikTok mereka. Kemudian pilih nominal, lalu pilih DANA sebagai metode penarikan.
  • DANA adalah e-wallet pertama yang menjadi mitra untuk program referral TikTok di Indonesia. 

TONTONAN BUAT KAMU

Pernah merasa bosan dengan rutinitas tapi bingung mau ngapain? Video di bawah ini bisa membantu kamu mengisi waktu luang dengan hal yang nggak sia-sia.  
4 Best Things Do in your Free Time - What to do when you're bored

LOKER MINGGU INI

Terima kasih karena kamu sudah baca sampai habis. Newsletter ini dibuat dengan cinta (dan sedikit kafein) oleh tim marketing Tech in Asia Indonesia. Sampaikan kritik, saran, dan komentar kamu seputar newsletter kami lewat form ini.

Jangan sampai ketinggalan berita harian seputar industri startup Indonesia. Simpan email indonesia@techinasia.com ke kontakmu, atau pindahkan email ini ke primary inbox.

Tidak ingin menerima semua email dari kami lagi? Kamu bisa berhenti berlangganan newsletter (tentunya kami bakal sedih!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar