Laman

Selasa, 06 April 2021

Raksasa elektronik Korea Selatan ini akhirnya mundur dari industri smartphone


Startup dan Teknologi Hari Ini


Selasa, 6 April 2021

Halo Streight Face,

Bagi saya yang selama satu dekade terakhir sering gonta ganti smartphone, ponsel pintar Nexus 5 dari LG adalah salah satu yang paling berkesan. Selain karena dibeli dari hasil bisnis semasa kuliah, smartphone hasil kerja sama Google dan LG ini adalah perangkat yang solid dan keren punya.

Beberapa tahun berselang, LG akhirnya memutuskan buat keluar dari industri smartphone. Kabar selengkapnya, bisa kamu baca di bagian bawah.

— Ekky, Tech in Asia

P.S.: Besok, TIA PDC'21 bakal dimulai, lo! Sudah punya tiketnya? Kalau kamu pelanggan TIA ID+, kamu juga bisa klaim tiket PDC secara gratis di sini.

HIGHLIGHT

Rugi terus, LG memutuskan exit pasar ponsel pintar


Kerugian selama enam tahun berturut-turut membuat LG memutuskan untuk menarik diri dari industri smartphone yang ditargetkan efektif mulai Juli 2021.
  • Rugi terus: Tidak tanggung-tanggung, total kerugian yang dicatat LG sebesar US$4,5 miliar (sekitar Rp65 triliun).
  • Dirumorkan sejak awal tahun: Sejak awal tahun 2021, rumor tentang keputusan LG ini memang sudah beredar. Namun, pihak LG sempat membantah hal tersebut.
  • Berencana dijual: Bulan maret 2021, LG juga dikabarkan sempat dalam negosiasi untuk menjual bisnis smartphone mereka ke pihak lain, namun rencana tersebut batal terwujud,
Baca selengkapnya mengenai kabar LG yang mundur dari industri smartphone di Tech in Asia Indonesia.
 

Perjalanan ByteDance jadi startup paling bernilai di dunia


Ibarat bermain game, ByteDance sang induk perusahaan dari aplikasi populer TikTok bermain di mode hard untuk sampai di posisi sekarang. Sebab, perjalanannya hingga jadi startup dengan valuasi terbesar di dunia jauh dari kata mulus.

Di artikel ini, kamu bisa menyimak perjalanan singkat TikTok dari awal berdiri hingga sekarang:
  • Atas dasar berbagi: ByteDance membangun DouYin (nama TikTok di Cina daratan) dengan strategi yang cukup unik; DouYin membolehkan penggunanya membagikan karya mereka ke media sosial QQ, Weibo, dan WeChat. Sebab, ia melihat pengguna pada dasarnya senang berbagi.
  • Dikira mengkopi, berakhir mengakuisisi: Setahun Douyin berdiri, ByteDance melakukan aksi korporasi mengejutkan dengan akuisisi Musical.ly, platform asal AS yang disebut-sebut ditiru oleh TikTok.
  • Langkah yang tidak mulus: Akibat langkah akusisi ini, muncul kekhawatiran pengumpulan data pengguna TikTok di Amerika Serikat. di Indonesia, TikTok juga sempat diblokir gara-gara konten pornografi.
Baca selengkapnya kisah perjalanan TikTok dari awal sampai jadi startup paling bernilai.

ARTIKEL PREMIUM PILIHAN

Setiap bulannya pemilik akun gratis Tech in Asia Indonesia berkesempatan untuk membaca satu artikel premium pilihan kami. Baca gratis artikel di bawah atau lihat artikel premium lainnya.

Cara Kopi Kenangan Berkembang Pesat dan Tetap Profit di Tahun 2019


Selama dua tahun terakhir, Kopi Kenangan berkembang pesat baik dari segi jumlah gerai maupun pendapatan, termasuk di masa pandemi tahun 2020 lalu.

Baca gratis di sini (khusus pengguna terdaftar).

DAILY DIGEST

GoPay dan Paper.id kolaborasi untuk permudah e-invoicing
  • Kerja sama kedua perusahaan ini bertujuan mempermudah para pelaku usaha dalam melakukan pembayaran e-invoicing melalui fitur GoTagihan. 
  • CEO Paper.id, Jeremy Limman, mengklaim saat ini sudah ada lebih dari lima ribu perusahaan yang bertransaksi menggunakan platform Paper.id dengan nilai transaksi mencapai Rp113 miliar. 
JD.ID resmikan gerai toko offline bernama Wellio
  • Outlet Wellio yang terletak di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat, ini merupakan gerai offline ketiga milik JD.ID setelah JD.ID X dan JD HUB.
  • Di gerai ini,  pengguna bisa melakukan pengambilan barang secara mandiri setelah proses bertransaksi di aplikasi JD.ID selesai.
  • Ini merupakan strategi JD.ID membangun e-commerce dengan intergrasi gerai O2O resmi terluas di pasar Indonesia
Pinterest dikabarkan siap akuisisi VSCO
  • Pinterest dikabarkan tengah melakukan pembicaraan serius untuk mengakuisisi VSCO, aplikasi edit foto asal Amerika Serikat.
  • Pinterest sendiri sudah melakukan IPO pada April 2019 dan saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$49 miliar (Rp711 triliun).

EVENT MENDATANG

  • PDC'21 Virtual | 7-8 April 2021
Temukan tip praktis dari 20+ expert di bidang pengembangan produk hingga kesempatan networking dengan para pemimpin industri teknologi. Langganan TIA ID+ gratis tiket PDC, hemat ratusan ribu!

LOKER MINGGU INI

Terima kasih karena kamu sudah baca sampai habis. Newsletter ini dibuat dengan cinta (dan sedikit kafein) oleh tim marketing Tech in Asia Indonesia. Sampaikan kritik, saran, dan komentar kamu seputar newsletter kami lewat form ini.

Jangan sampai ketinggalan berita harian seputar industri startup Indonesia. Simpan email indonesia@techinasia.com ke kontakmu, atau pindahkan email ini ke primary inbox.

Tidak ingin menerima semua email dari kami lagi? Kamu bisa berhenti berlangganan newsletter (tentunya kami bakal sedih!)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar