Happy weekend , Streight Face! Minggu lalu saya berjanji bahwa kita akan belajar sesuatu yang bersifat teknis dan bisa membantu karier kamu sepanjang 2021. Langkah pertama yang saya lakukan adalah googling, mencari skill apa yang dibutuhkan di tahun ini. Dari berbagai hasil yang saya temukan, termasuk dari para konsultan teknologi informasi terbesar di dunia, kebanyakan sepakat berkata bahwa artificial intelligence (AI) dan machine learning adalah dua bidang yang bakal membutuhkan banyak tenaga kerja baru. Meski demikian, AI dan machine learning bukanlah ilmu yang cocok untuk dipelajari semua orang. Hal ini membuat saya berpikir, skill apa yang bakal dibutuhkan siapa pun juga? Hal pertama yang tebersit di benak saya? Finance (keuangan). Saya bisa merasakan beberapa dari kamu saat ini sedang menggerakkan mouse hendak menutup email ini ... namun tunggu sebentar! Mempelajari skill finance bisa mengubah kehidupan profesional kamu selamanya. Namun, jika kamu memang tertarik dengan AI dan machine learning (beserta segala turunannya), kamu bisa simak perbincangan saya bersama Ardya Dipta selaku Senior Data Scientist Gojek. Kami membahas bagaimana machine learning dan data science dibutuhkan oleh perusahaan, serta bagaimana cara masuk ke dunia tersebut. Tentu saja, jumlah tenaga kerja yang tersedia untuk bidang ini di Indonesia terbilang sangat sedikit. Banyak perusahaan memperebutkan talenta yang berjumlah terbatas itu (baca: gaji dan potensi untuk berkembang sangatlah besar). | | Kembali ke topik utama kita, finance. Saya akui, saya sendiri tidak paham keuangan sama sekali selama dua tahun pertama membangun startup perdana saya. Setelah bergabung dengan Tech in Asia pun, saya tetap tidak terlalu mengerti tentang finance. Ketidaktahuan ini telah membuat saya kehilangan beberapa potensi besar. Saya tidak sedang bicara tentang akuntansi, cara menghitung beban penyusutan, atau kalkulasi pajak penghasilan. Yang saya maksud adalah pemahaman keuangan dasar, seperti pentingnya cash flow (arus kas) atau return of investment (imbal balik investasi). Pengetahuan ini tentu saja sangat membantu saya menjalankan Tech in Asia Indonesia, tapi implikasinya lebih dari itu. Selama dua tahun terakhir, kami mulai memperkenalkan pengetahuan ini sedikit demi sedikit kepada semua anggota tim. Tujuannya adalah agar mereka mengerti dasar-dasar finance. Pemahaman ini bisa membantu mereka dalam mengambil beragam keputusan bisnis, seperti apa saya sebaiknya menghabiskan Rp5 juta untuk beriklan di Instagram, atau memberi diskon Rp200.000 saja? Tiap anggota tim juga bisa melihat bagaimana usaha mereka berkontribusi terhadap sebuah target. Saya tidak menyatakan bahwa tim kami sempurna, kenyataannya jauh dari itu. Namun membiasakan tiap anggota tim untuk memahami dasar-dasar finance membuat kami melihat segala sesuatu secara lebih jelas dan pintar. Ini cukup masuk akal, mengingat dasar dari segala bisnis adalah keuangan. Semua bisnis punya tujuan untuk mendapatkan laba, sehingga memahami prinsip terdasarnya sangatlah penting. Bukan hanya itu, seperti yang saya katakan sebelumnya, mengetahui bagaimana mengambil keputusan bisnis akan membantu karier kamu secara signifikan. Sekarang, setelah kamu mendapatkan ide dasar mengapa memahami keuangan itu penting, mari kita belajar finance. Tentu saja bukan saya yang akan mengajarkan. Malah, saya akan belajar bersamamu. Di bawah ini saya sudah mengumpulkan kursus gratis berkualitas yang saya temukan: Harus diakui, tidak semuanya akan terdengar masuk akal di sesi pertama kamu mengikuti kursus. Jika itu yang terjadi, saran saya adalah mengulanginya atau memaksa diri kamu melewatinya. Tidak semuanya perlu kamu pahami. Namun jika kamu berhasil menyelesaikannya, kamu setidaknya akan mendapatkan pengetahuan baru yang akan membantumu di masa depan. You'll never know. Ya ... belajar tentang ilmu keuangan di akhir pekan tak terdengar seperti weekend yang menyenangkan, tapi mari jangan lupakan keadaan yang kita alami sekarang. Situasi tak akan tiba-tiba jadi normal. Kamu bakal butuh tiap leverage yang bisa kamu dapatkan. Belajar keahlian baru dan punya ketahanan untuk melalui prosesnya adalah hal yang bisa kamu bangun dengan perlahan. Di masa depan, kamu akan berterima kasih pada dirimu yang telah berjuang mempelajarinya. | | P.S. Jika kursus-kursus di atas benar-benar sulit dimengerti (karena memang bukan subjek yang mudah), kami sedang membuat konten tentang startup finance 101 eksklusif untuk pelanggan Tech in Asia ID+. Ini akan jadi bagian dari rubrik baru kami yang akan dimulai Februari nanti, di mana kamu bisa belajar membangun startup dari awal, serta mengetahui apa yang kamu harus persiapkan untuk melakukan exit. Kalau kamu tertarik, pastikan kamu berlangganan Tech in Asia ID+. Saya berharap kode diskon di bawah bisa memudahkan langkah kamu untuk berinvestasi ilmu bersama kami. Sampai jumpa minggu depan! Salam, Hendri Salim CEO Tech in Asia Indonesia | | | |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar